Air Minum Reverse Osmosis RO

air minum reverse osmosis

Air minum reverse osmosis RO merupakan air murni yang diolah dengan memanfaatkan keberadaan teknologi penjernihan air mutakhir. Sebelum munculnya teknologi reverse osmosis RO yang biasa digunakan oleh negara – negara maju untuk memenuhi kebutuhan pasokan air saat terjadi perang, konsumsi air saat berada di pesawat luar angkasa, atau pun saat terjadi bencana, ternyata ada beberapa teknologi yang sudah dikenal sejak lama. Seperti halnya Filterisasi (yang mencakup Cation Exchange, Anion Activated Carbon dan Activated Alumina), Disinfektansi (yang mencakup Sinar Ultraviolet, Ozonisasi, dan Chlorinisasi), Mikrofiltrasi dan Destilasi. Namun dari sederet teknologi tersebut, Reverse Osmosis RO dianggap paling modern dan tepat guna.

Dalam pengolahan air dengan memanfaatkan teknologi Reverse Osmosis RO, benar – benar menghasilkan air yang murni dan bebas dari bakteri. Pembuangan kandungan bakteri yang ada di dalam air bisa terjadi karena terdapat membran semipermeable yang mampu memisahkan partikel – partikel besar seperti halnya bakteri. Sehingga bakteri akan tertahan pada sekat membran semipermeable tersebut. Kemudian, partikel – partikel kecil yang murni akan mampu lolos melalui membran semipermeable. Dengan begitu, hasil akhir hanyalah air murni saja tanpa adanya kandungan bakteri di dalamnya.

Teknologi Reverse Osmosis ternyata sudah sejak lama lo mulai dikembangkan, tepatnya pada tahun 1950 an. Awalnya digunakan untuk mendesalinasi air laut, namun seiring berjalannya waktu, dimanfaatkanlah untuk produksi air murni berkualitas tinggi untuk kebutuhan konsumsi.

Keunggulan Teknologi Reverse Osmosis RO

Beberapa keunggulan yang ditawarkan dari penggunaan teknologi Reverse Osmosis RO antara lain sebagai berikut :

 

1.Menghilangkan Berbagai Kontaminan Aestetik

Kontaminan aestetik yang bisa dihilangkan oleh pemanfaatan teknologi Reverse Osmosis RO ialah seperti halnya bau, warna dan juga rasa yang tidak sedap. Untuk rasa yang paling umum bisa dinetralisir yakni rasa asin atau pun bersoda yang diakibatkan kandungan zat sulfat di dalam air.

 

2.Mampu Mematikan Keberadaan Bakteri dan Virus

Unit Reverse Osmosis RO mempunyai kemampuan yang baik dalam hal mematikan keberadaan bakteri dan juga virus yang terkandung di dalam air. Jika dibandingkan, ukuran pori dari membrane RO sendiri mencapai 0.0001 mikron, sedangkan ukuran bakteri 0.2 hingga 1 mikron dan ukuran virus 0.02 hingga 0.4 mikron, tentu dapat dengan mudah dibasmi.

 

3.Mampu Mengatasi Kandungan Bahan Kimia Non Organik

Unit Reverse Osmosis RO juga mempunyai kemampuan dalam hal mengatasi kandungan bahan kimian non organik seperti halnya mineral, metal dan garam yang ada di dalam air.

 

4.Mampu Menghilangkan Berbagai Kontaminan yang Berhubungan dengan Kesehatan

Unit Reverse Osmosis RO juga mempunyai kemampuan lain dalam menghilangkan berbagai kontaminan yang berhubungan dengan kesehatan seperti radium, nitrate, mercury, lead, fluoride, atrazine, asbestos hingga arsenic.

Sebenarnya belum ada satupun teknologi yang digunakan untuk memproduksi air minum yang mampu menghilangkan berbagai zat kontaminan dalam proses produksinya. Setiap teknologi yang digunakan mempunyai peran masing – masing dan bahkan saling melengkapi antara satu dengan lainnya. Sehingga berbagai kontaminan dapat disingkirkan sesuai dengan kebutuhan dalam proses pembuatan air minum reverse osmosis berkualitas tinggi.

Bisa diambil kesimpulan dari pembahasan mengenai teknologi Reverse Osmosis yang digunakan dalam aktivitas produksi air minum berkualitas, bahwasannya teknologi ini cocok digunakan tak hanya pada skala industry saja, namun juga bisa digunakan untuk skala kecil seperti kebutuhan rumah tangga atau perkotaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *